Header Ads

Keluarga Bakrie Raup Untung, Menkue Tagih Utang


BISNISKITA.CO.IN, KEBIJAKAN - Pemerintah melalui Kementerian Keuangan menagih utang PT Minarak Lapindo Jaya Rp 768 miliar terhadap pemerintah. Tagihan secara resmi telah dilayangkan Kementerian Keuangan kepada anak perusahaan Lapindo Brantas Inc yang telah melewati jatuh tempo.

Seperti dilansir detik, Dirjen Kekayaan Negara Kemenkue, Isa Rachmatawarta mengatakan bahwa surat tersebut merupakan layangan tagihan pertama. Diketahui, Lapindo sampai sekarang baru membayar utang kepada pemerintah sebesar Rp 5 miliar.

Perusahaan milik mantan Ketua Umum Partai Golkar, Aburizal Bakrie tersebut sudah mengirimkan surat dan menyatakan komitmennya untuk melunasi utang. Total dana talangan yang harus digantikan sebesar Rp 773,382 miliar.

Pemerintah berharap utang tersebut dibaya secara keseluruhan mengingat sudah melewati jatuh tempo. Sebelumnya diberitakan bahwa PT Bakrie & Brother Tbk di tahun ini telah meraup keuntungan miliaran rupiah setelah jatuh pasca peristiwa lumpur Lapindo di Sidoarjo, Jawa Timur. (DBS/KNT)
Diberdayakan oleh Blogger.