Header Ads

Tol Trans Jawa Menguras Dana Hingga Rp 17 Triliun


BISNISKITA.CO.IN, INVESTASI -  Dana sebesar Rp 17 triliun terkuran untuk membangun Jalan Tol Trans Jakarta sepanjang  522,95 kilometer. Dana tersebut baru untuk pembebasan lahan seluas 4.145,15 hektar.

Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengatakan bahwa Jalan Tol Trans Jawa tersebut dilakukan untuk mengkoneksikan jalan di daerah Pulau Jawa sehingga bisa diharapkan bisa meningkatkan perekonomian masyarakat.

Jalan Tol Trans Jawa sendiri seperti dilansir KompasCom edisi 27 Juli 2017, Jalan Tol Trans Jawa meliputi, Jalan Tol Pejagan - Pemalang dengan luas lahan yang harus dibebaskan untuk tol sepanjang 60,25 kilometer ini 432,92 hektar dengan estimasi biaya Rp 1,42 triliun.

Jalan Tol Pemalang-Batang Tol dengan panjang 45,65 kilometer dan luas lahan 322 hektar. Sedangkan dana yang dikeluarkan mencapai Rp 1,48 triliun. Sementara itu, Tol Batang-Semarang Tol dengan panjang 81,36 kilometer ini membutuhkan lahan seluas 678,6 hektar. Pembebasan lahan tersebut menelan biaya Rp 5,7 triliun.

Sedangkan untuk Tol Semarang-Solo membutuhkan dana untuk membebaskan lahan mencapai Rp 2,54 triliun dengan panjang tol sepanjang 73,53 kilometer dengan kebutuhan lahan mencapai 705,76 hektar. Tol Solo-Ngawi Tol ini didesain sepanjang 54,05 kilometer. Dengan panjang tersebut, luas lahan dan dana yang dibutuhkan masing-masing 487,39 hektar dan Rp 2,97 triliun.

Dan untuk Tol Ngawi-Kertosono Tol yang membentang sepanjang 124,31 kilometer ini membutuhkan luas lahan 892,5 hektae. Dari luas lahan tersebut, dana yang dibutuhkan Rp 1,32 triliun.Tol Kertosono-Mojokerto Tol sepanjang 45,95 kilometer ini memerlukan tanah bebas 318,13 hektar. Sementara kebutuhan dananya Rp 338,8 miliar.

Dan Tol Mojokerto-Surabaya Tol sepanjang 37,85 kilometer ini menghabiskan dana Rp 1,5 triliun untuk pembebasan lahannya. Saat ini, seluruh upaya pembebasan lahan sudah selesai. (DBS/KNT)



Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.