Header Ads

Putri, Anak Konglomerat Ini Susah Payah Cari Duit


BISNISKITA.CO.IN, JAKARTA - Kisah Putri Indahsari, anak sulung konglomerat Chaerul Tanjung ini layak menjadi inspirasi anak - anak muda Indonesia. Bagiamana ia susah payah mencari duit sendiri, kendati ayahnya adalah Big Bos Trans Corp.

Ia pernah ditolak 30 perusahaan saat akan menggelar event edukasi entrepreneur beberapa tahun lalu. Kisah ini bermula saat Alumnus Komunikasi Multimedia di Akademi Seni Universitas San Fransisco, Amerika Serikat ini kembali ke tanah air dan ingin membangun sesuatu yang berbeda tentang bagaimana membangkitkan gairah anak muda Indonesia untuk menjadi pengusaha.

Tahun 2014, Putri Indahsari menggelar event dengan nama CreativePreneur Corner. Selayaknya sebuah event maka ia harus mencari sponsor agar bisa membantu pendanaan acara tersebut. Namun ternyata tak semudah ia bayangkan karena hasilnya ia ditolak 30 perusahaan yang ia ajukan untuk menjadi sponsor.

Tak hanya itu, ia juga pernah mengadakan event tetapi tiketnya tidak terjual sehingga ia harus memutar otak untuk mencari dana pengganti acara. Karena buntu, ia pun menyampaikan pinjaman kepada ayahnya, tetapi Chairul Tanjung menolak meminjamkan uang meski sebenarnya ia bisa melakukan hal itu.

"Saya bilang ke Ayah mau pinjam uang untuk menutupi kerugian event karena harus membayar vendor. Eh, Bapak menolak, ya sudah saya harus pontang panting cara duit sendiri," kenang Putri Indahsari seperti dilansir sejumlah media.

Namun jerih payahnya akhirnya menuai hasil seperti sekarang ini, dimana bisnis event organizernya melesat dan ia menjadi pengusaha muda yang sukses tanpa mengandalkan sang Ayah. Seperti diketahui, Chairul Tanjung, Ayah Putri Indahsari merupakan pengusaha sukses dengan Trans Corpnya yang membawahi sejumlah bisnis media, diantaranya TransTV, Trans7, CNN dan beberapa tahun silam ia mengakusisi Detik.Com, media online pertama di Indonesia.

Bisnis Sejak SMP
Dalam sebuah tayangan di salah satu televisi swasta tanah air, Putri mengaku memulai usaha sejak usia 15 tahun atau tepatnya saat ia duduk di bangku SMP. Ia mengaku, aktivitas bisnisnya tersebut dilatarbelakangi nama besar sang Ayah.

Ia kerap kali dibanding - bandingkan dengan Sang Ayah, sementara sisi lain ia mengaku tidak jago matematika dan ia pun harus mencari passionya sendiri dan baru ketemu usai lulus studi di Amerika Serikat sebagai Owner Event Organizer.

Kisah Putri Indahsari ini layak menjadi contoh dan inspirasi anak - anak muda Indonesia. Ia bisa sukses tanpa harus mengandalkan nama besar orangtuanya. Kisah wanita cantik ini pun menjadi inspirasi para orangtua agar melatih anak - anak untuk mandiri. (DBS/KNT)







Diberdayakan oleh Blogger.