Header Ads

Menggiurkan, Mantan Jurnalis Tekuni Bisnis BaGor


BISNISKITA.CO.IN, KOTA SERANG - Melihat peluang menggiurkan bisnis Bawang Goreng, mantan Jurnalis Jawa Pos Group (Radar Banten), Karnoto menekuni usaha ini. Kini, permintaan pasarnya semakin luas meski usahanya tergolong baru beberapa bulan dirintis.

Menurut Karnoto, ide bisnis bawang goreng bermula saat ia mudik ke kampung kelahiranya di Brebes, Jawa Tengah. "Saat itu ada yang nawaring bisnis bawang goreng, saya baru ngeh kalau bawang merah yang merupakan komoditi utama Brebes bisa dikembangkan menjadi bawang goreng. Nah, dari situlah saya mulainya," kata Penulis Buku Speak Brand ini.

Dijelaskan Founder Maharti Food ini, saat ini bekerjasama dengan pengelola bawang goreng di Brebes yang ternyata mayoritas mereka adalah anak - anak muda. "Yang membuat saya semangat lagi adalah karena pada pengelolaanya didominasi anak - anak muda. Nah, kenapa tidak saya melakukan kerjasama dengan mereka dan akhirnya disambut positif oleh para pengrajin bawang goreng," tuturnya.


Dijelaskan Karnoto. di bawah bendera Maharti Food bawang goreng dengan brand Ma Harti ini pun mulai dipasarkan. "Kita tetap basisnya marketing online ya, karena memang paltform inilah yang lebih ngirit budget dan efektif karena bisa dilakukan dimanapun dan kapanpun," katanya.

Sejauh ini, kata dia, sambutan pasar terhadap Bawang Goreng Ma Harti positif dan bisa menembus pasar dengan semua lapisan, mulai dari pegawai negeri, pegawai swasta, dosen, guru, ibu rumah tangga, mahasiswa dan penjual.

"Untuk harga per bungkus dengan isi 100 gram kami jual normal Rp 25.000, sedangkan reseller kita kasih harga Rp 23.000/bungkus dan Agen kita kasih harga Rp 20.000/bungkus," terang Karnoto. Bagi Anda yang ingin memesan Bawang Goreng Ma Harti bisa langsung menghubungi Maharti Centre ke 085925325303 atau langsung dengan Owner Maharti Food ke 085921029049. (ADV)
Diberdayakan oleh Blogger.