Header Ads

Telat Bayar BPJS, Begini Cara Ngurusnya



BISNISKITA.CO.IN, JAKARTA - Keberadaan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial atau BPJS Kesehatan dirasakan sangat membantu masyarakat, karena BPJS ditujukan agar masyarakat bisa mendapatkan akses kesehatan secara menyeluruh.

Meski peserta BPJS dibebani biaya, tapi jika dibandingkan dengan asuransi swasta relatif lebih kecil. Namun meski kecil terkadang sering lupa untuk membaya. Lalu bagaimana caranya membayar BPJS yang terlambat?

Dalam situs resmi BPJS Kesehatan,  biaya iuran untuk masing-masing kelas berbeda -beda, tergantung kelasnya. Berikut ini iuran BJS sebagaimana ditetapkan BPJS.

Kelas III, biaya iuran per bulan sebesar Rp 25.500.
Kelas II, biaya iuran per bulan sebesar Rp 51.000.
Kelas I, biaya iuran per bulan sebesar Rp 80.000.
Iuran tersebut harus dibayarkan secara rutin setiap bulannya dan paling lambat setiap tanggal 10.


Dan dalam peraturan, kalau peserta telat membayar iuran maka tidak akan dikenakan denda, tapi kartu akan langsung dinonaktifkan.

Jika peserta ingin mengaktifkan kembali maka harus melunasi semua tunggakannya. Namun, jika peserta tersebut mendapatkan pelayanan rawat inap dalam jangka waktu 45 hari setelah kartu baru aktif, maka peserta akan dikenakan denda sebesar 2,5 persen dari biaya pelayanan kesehatan untuk setiap bulan tertunggak.

Selain itu, tunggakan yang harus dibayarkan oleh peserta maksimal selama 12 bulan. Jadi, jika peserta menunggak lebih dari 12 bulan, maka peserta tetap hanya dikenakan biaya tunggakan 12 bulan.

Nah, denda 2,5 persen itu cuma dikenakan untuk biaya rawat inap maksimal Rp 30 juta saja. Artinya, peserta yang biaya rawat inapnya di atas angka tersebut, tetap cuma dibebankan denda 2,5 persen dari Rp 30 juta.

Lalu bagaimana cara mengurus tunggakan BPJS Kesehatan?
Pertama, Anda harus tahu berapa tunggakan Anda. Nah, untuk mengetahui berapa total tagihan yang harus kamu bayar, ada beberapa alternatif yang bisa kamu lakukan seperti melalui SMS gateway atau lewat ATM.

Setelah mengetahui berapa jumlah tunggakan yang harus kamu bayarkan, ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan. Pembayaran untuk masing-masing kelas itu berbeda. Berikut ini penjelasannya:

Kelas tiga, kamu bisa membayar tunggakan di mini market seperti Alfamart, Indomaret, kantor pos atau langsung datang ke Bank.

Kelas satu dan dua, kamu bisa melakukan pembayaran langsung lewat ATM yang sudah bekerja sama dengan BPJS seperti Bank BRI, BNI, BTN, Mandiri dan BCA.

Berikut contoh pembayaran BPJS melalui ATM BRI:
Masukan kartu ATM.
Pilih Bahasa dan masukan PIN ATM kamu.
Pilih menu “TRANSAKSI TUNAI” atau “PAKET TUNAI”.
Pilih menu “TRANSAKSI LAINNYA”.
Pilih menu “PEMBAYARAN”.
Pilih menu “BPJS KESEHATAN”.
Masukan kode 88888 dan tambahkan 11 digit angka kartu BPJS Kesehatan kamu dan tekan “BENAR”.

Setelah itu bakal muncul nama serta jumlah yang harus kamu bayar. Masukkan jumlah nominal yang bakal dibayar, lalu tekan “BENAR”. Kemudian bakal muncul konfirmasi pembayaran, tekan angka 1 dan pilih “YA”. Selesai.(DBS/KNT)
Diberdayakan oleh Blogger.