Header Ads

Properti Syariah Menjamur, REI Minta Hati-Hati

DOC.FOTO/MAXMANROE


BISNISKITA.CO.IN, JAKARTA - Potensialnya pasar Muslim di Indonesia membuat para pelaku usaha di sektor properti ramai - ramai membuat Properti Syariah. Hampir semua daerah sudah ada pengembang yang menggunakan konsep syariah.

Meski masih banyak kalangan yang menyangsikan konsep syariah dalam properti, tetapi para pengembang optimistis ke depan akan menjadi incaran para konsumen Indonesia. Konsep bisnis Syariah memang berbeda dengan konvensional.

Dari sejumlah situs properti syariah mereka memiliki kelebihan, yaitu tidak ada denda, tidak ada sita, tanpa BI Checking, tanpa riba. Meski tergolong konsep baru tetapi tak sedikit konsumen yang tertarik dengan Properti Syariah, apalagi di tengah kondisi ekonomi yang masih lesu seperti sekarang ini.


Para pengembang Properti Syariah membuat beberapa produk, yaitu sistem inden atau kavling tanah dan rumah jadi. Sementara itu, Ketua Umum Real Estat Indonesia (REI) Soelaeman Soemawinata mengingatkan properti syariah untuk berhati-hati mengenai cara pembagian keuntungan. Apalagi di tengah kondisi properti yang sedang lesu.

Sebab, menurutnya ada perbedaan spirit yang diciptakan antara properti syariah dan yang biasa. Karena jika konvensional atau nonsyariah, akan langsung mengambil aset ketika dalam kondisi sulit.

“Ada perbedaan spirit yang diciptakan rasa kenyamanan, kesetaraan, nah itu pembagiannya harus hati-hati bagaimana di tengah properti yang terpuruk. Karena kalau konvensional kan tinggal ambil saja asetnya,” ujarnya seperti dilansir situs rumah.com. (DBS/KNT)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.